😭 Makanya Jangan Salah Ambil Keputusan! 😭 - MUKENA LARIZKA

😭 Makanya Jangan Salah Ambil Keputusan! 😭

1 bulan yang lalu      Edukasi

Kalau cerita ini dibuka dengan kalimat: 'Pada suatu hari...' atau 'Di sebuah negeri antah berantah...', biasanya membosankan. Nggak cocok untuk cewek shaliha yang cerdas.

Jadi... To the point, yuk...

Sebutlah ada dua cewek bernama Mira dan Lala. Mereka karyawati di sebuah perusahaan telekomunikasi ternama. Beda bagian, tapi cukup akrab. Keduanya sering bareng. Berangkat bareng, makan siang juga bareng, pulang biasa bareng.

Mereka berdua memiliki banyak kesamaan, makanya bisa deket. Tapi untuk urusan mengatur keuangan, ada bedanya.

Begitu gajian, Mira langsung mengalokasikan gajinya ke pos-pos tertentu kayak makan sebulan, transportasi sebulan, belanja bulanan, nabung dan investasi.

Kalau Lala, begitu uang gajian diterima, ia langsung searching produk-produk yang ia anggap lucu di Instagram. Lala demen banget belanja. Bahkan sebagian uang gajiannya langsung ditop-up ke aplikasi pembayaran digital yang sekarang lagi booming. Dia bilang, "kan biar belanjanya dapet diskon, Cuy..."

Lala sering curhat ke Mira soal keuangannya. Dia mengeluh, kenapa sih kok sulit banget nabung, kenapa sih setelah dua minggu gajian, rasanya isi dompet udah tipis. Padahal gaji Lala sama Mira hampir setara, di kisaran 3 jutaan per bulan. Keluhan yang sama Lala lontarkan lagi di kala makan siang bareng Mira.

Nanggepin keluhan Lala, Mira cuman berucap, "Yang kamu keluhin itu mulu, La... Aku aja yang udah plot-plotin duit gajian, kadang masih puyeng, apalagi kamu yang doyan belanja... Makanya, jangan salah ambil keputusan!"

Lala manyun. Bete.

Mira sigap. Peka dengan situasi. "Nih, aku nemu artikel bagus. Cocok buat kamu, La. Baca, nih, judulnya: '5 Trik Jitu Mengatur Uang dengan Gaji Rp 3 Jutaan' dari website liputan6dotcom...", Mira nyodorin smartphonenya ke Lala.

Lala mantengin layar smartphone Mira. Dia baca pelan-pelan pake wajah serius.

* * *

5 Trik Jitu Mengatur Uang dengan Gaji Rp 3 Jutaan

1. Alokasikan gajimu secara bijak

Kesuksesanmu dalam mengatur gaji yang tergolong minim bisa dilihat dari beberapa faktor. Pertama, bagaimana caramu mengalokasikan gaji setiap bulan.

Kedua, keberhasilan kamu dalam memenuhi segala kebutuhan diri sendiri dan keluarga, baik kebutuhan pokok maupun sekunder.

Hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah mengalokasikan gajimu secara bijak. Biasanya perencana keuangan akan menyarankan untuk mengalokasikan 70 persen untuk biaya hidup sehari-hari termasuk membayar cicilan dan kontrakan, 10 persen untuk tabungan, 10 persen untuk investasi, dan sisanya untuk dana darurat plus zakat.

2. Siapkan dana darurat

Dana darurat sangat penting untuk dipersiapkan. Soalnya pos ini bisa membantu kamu jika tiba-tiba terjadi sakit, kecelakaan, bencana, maupun jika kamu di-PHK tiba-tiba.

Idealnya, kamu mesti menyiapkan dana yang mampu menalangi kebutuhan hidupmu selama 2-3 bulan ke depan. Jadi, jika setiap bulan kamu menghabiskan Rp 2,5 juta untuk hidup sehari-hari, berarti kamu wajib mengendapkan dana antara Rp 5-7,5 juta di tabungan.

3. Sisihkan uang untuk menabung di awal bulan

Hindari kebiasaan menabung di akhir bulan dari sisa gaji setelah dipotong untuk kebutuhan sehari-hari. Jika begini caranya, dijamin deh kamu bakal susah menyisihkan uang untuk menabung, deh! Alih-alih, sisihkan di awal bulan sesuai alokasi yang kamu tetapkan sebelum gajimu terpangkas untuk hal lain.

Biar enggak tergoda untuk mengambil tabungan maupun dana darurat, simpanlah mereka di rekening yang terpisah dari rekening utamamu. Kalau bisa, manfaatkan rekening bank yang tidak memiliki ATM dan bebas biaya administrasi bulanan.

4. Mengalokasikan uang untuk kredit dan investasi dengan tepat

Jika kamu memutuskan untuk kredit, pastikan cicilannya tidak sampai 30 persen dari total gajimu. Alokasinya bisa dengan cara mengurangi alokasi pos-pos pengeluaran lainnya.

Sementara, kamu bisa mencoba berinvestasi ke reksadana maupun emas. Sebelum memutuskan investasi mana yang sesuai, pastikan kamu berkonsultasi dengan orang yang kompeten.

5. Cari penghasilan tambahan untuk menambal kekurangan

Agar bisa sukses di masa depan, pos tabungan dan investasi mutlak untuk disisihkan. Bagaimana bila ternyata gaji yang tersisa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan? Carilah penghasilan tambahan untuk menambal kekurangan, bukan dengan mengorbankan tabungan.

* * *

Beres baca artikel itu, Lala tersenyum sumringah. "Makasih ya, Mir... Baikkk bangettt kamu, tuh...", puji Lala.

"Udah, udah.. Nggak usah, lebay! Udah dikasih macem-macem tips ngatur keuangan, tapi belum berhasil..."

"Iya, nih.. Nggak tahu... Aku cobain tapi kok gaji bulanan masih cepet abis, aja...", Lala manyun lagi.

"Sebenernya bukan di tips-tipsnya aja, sih.. Tapi lebih penting lagi atur tuh nafsu belanjamu, La. Kalo buka instagram, banyak pengennya kamu, tuh... Kudu diberesin. Tahan nafsu belanja, La..."

"Hehehee... Siap, Bos!", Lala cengengesan.

"Dasar manusia dikasih nafsu, malah nggak terkendali...", Mira sewot.

"Wajar, dong, Mir... Manusiawi...", Lala bergaya kalem.

"Ya iya... Tapi kalau yang puyeng kita juga gara-gara nggak bisa nahan nafsu, capek, deh...", Mira gregetan.

Lala mengembalikan smartphone Mira. "Hehehee... Iya, Bu... Pokoknya makasih banyak, yaaa... Aku siap praktek..."

"Udah, ah... Yuk, balik kantor... Kamu yang bayarin, ya...", sindir Mira.

"Eeeeh... Enak, aja! Bayar sendiri-sendiri!!!", Lala melotot.

Lala ngibrit ke kasir, Mira tertawa keras.




Komentar Artikel "😭 Makanya Jangan Salah Ambil Keputusan! 😭"